1
Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh! Puji syukur atas nikmat yang Allah berikan alhamdulillah rasa Iman dan Taqwa yang semoga tertanam bagi kita semua Umat Islam karena masih mau membaca artikel ini Insya Allah akan membawa titik cerah. Dalam pembahasan kali ini Saya ingin share artikel yang membahas tentang Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW dikutip dari Al Quran dan referensi lain baik berupa lisan berasal dari Hamba Allah yang Sholeh aamiin dan juga dari sejumlah artikel yang telah Saya baca terkait pembahasan dengan kategori artikel Sejarah Rasulullah semoga amalan mereka diterima oleh Allah Subhanahu wata'ala karena dengan Ilmu yang telah mereka sampaikan merupakan Ilmu dari segala Ilmu, petunjuk dari segala petunjuk sesungguhnya kebenaran, ilmu dan petunjuk hanyalah kepunyaan Allah.

Nabi Muhammad SAW

Video Umat adalah tempat Saya belajar juga tempat untuk berbagi dalam kebajikan menyeru dalam kebenaran datang tidak lain dari petunjuk yang benar sebagai pengikut Rasulullah Rasulnya Allah Saya ingin katakan juga seorang Figur umat Manusia seluruh alam karena kebenaran yang telah beliau bawa ketika masa-Nya hingga sampai dengan hari ini setelah umat-umat sebelumnya nikmat akan petunjuk beliau emban penuh amanah masih dirasakan yaitu Al Quran sebagai Syariat Islam landasan Iman Umat Islam.

Kehidupan Sepeninggalan Nabi Ibrahim a.s
Sebelum menyandang gelar sebagai Rasul Allah nabi Muhammad SAW adalah Manusia biasa sama seperti kita dengan bekal potensi yang beliau miliki sebagaimana kita manusia sama-sama memiliki Potensi Yang Fitrah sekaligus beliau adalah pengikut nabi Ibrahim ketika itu dengan menjalankan Syariat nabi Ibrahim sesuai ajaran petunjuk dari Allah sebelum Al Quran. Namun situasi pada jaman itu yaitu pada kehidupan orang-orang Quraish tampak jauh berbeda atau bertolak belakang dengan Syariat yakni kehidupan yang dipenuhi dengan penyembahan kepada berhala didominasi dengan mementingkan urusan nafsu dan syahwat menjadikan nabi Muhammad berpaling daripada pergaulan kaumnya. Seperti kebiasaan para pemikir orang Quraish yang sering menghabiskan waktu dengan cara menyendiri bertujuan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka berdoa memohon diberikan pengetahuan sebagai petunjuk, genap pada Usia 40 tahun nabi Muhammad sering melakukan hal yang sama layaknya para pemikir tersebut untuk Bertahanus (berdiam diri, mendominasikan kebenaran sebelum dan sesudah menjadi Nabi dan Rasul) bertujuan menjauhkan diri dari pengaruh sesat pada masa itu memilih Gua Hira sebagai tempat yang terdapat di gugusan jabar Nur

Selama Bertahannus nabi Muhammad sering menghabiskan waktu untuk menjalankan Syariat yang dijarkan oleh nabi Ibrahim. Beliau habiskan waktu untuk beribadah hanya kepada Allah yang esa, merenung dari apa yang beliau lihat dari fenomena hidup kaumnya dengan memohon kepada Allah untuk diberikan bimbingan kejalan yang lurus sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Shaleh terdahulu diberikan bimbingan dan jalan lurus yang di ridho'i Allah Subhanahu wata'ala.

Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW
Dibulan Ramadhan bulan yang sangat mulia bulan penuh berkah beliau melakukan tahannus lebih giat lagi jika dibandingkan pada bulan selain Ramadhan. Pada saat itu perenungan beliau semakin lama semakin dalam mencapai puncaknya dalam mencari makna kehidupan yang sesungguhnya. Tiba ketika suatu malam tepat tanggal 17 Ramadhan 41 tahun setelah Aamul fiil bertepatan dengan tahun 610 M, kejadian penuh sejarah umat Islam yang tak terlupakan wajib diketahui Saya pikir bagi Anda yang belum tahu dimana ketika kegiatan tahannus dilakukan oleh nabi Muhammad seperti biasanya di Gua Hira disitu beliau didatangi oleh utusan Allah yakni malaikat Jibril membawa Wahyu Pertama yang datang dari langit lalu berkata "Bacalah!" dalam ketakutan luar biasa, badan menggigil disertai keringat bercucuran nabi Muhammad menjawab "Aku tidak bisa membaca" kemudian malaikat Jibril memeluk nabi Muhammad kembali berkata "Bacalah!" dan kembali pula nabi Muhammad menjawab "Aku tidak bisa membaca" hal ini berlangsung sampai 3x sebelum malaikat Jibril menyampaikan lanjutannya dari ayat berikutnya Wahyu/ Ayat Al Quran tersebut tidak lain adalah surat Al Alaq/96 ayat 1-5.

"(1)Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, (2)Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (3)Bacalah, dan Tuhanmulah yang maha mulia. (4)Yang mengajar (manusia) dengan pena. (5)Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya,..." (QS. Al Alaq/96 : 1-5)

Surat Al Alaq ayat 1-5 adalah Wahyu Pertama yang Allah berikan kepada nabi Muhammad saw melalui perantara malaikat Jibril di Gua Hira sebagai pertanda ke Rasulan beliau. Dari saat itu merupakan awal perjalanan nabi Muhammad dalam mengemban amanah tugas amat besar dan berat Allah berikan kepada beliau sebagai Nabi dan Rasul penutup atau terakhir yang tidak lain bertugas untuk menyebarkan agama Allah yakni agama Islam kepada seluruh umat Manusia.

Setelah nabi Muhammad bertemu malaikat Jibril beliau bergegas pulang dan ketika itu keadaan masih dalam rasa takut yang luar biasa setiba dirumah langsung diceritakannya atas kejadian luar biasa itu kepada istri tercinta Sayyidah Khadijah. Mendengar penuturan suaminya sang Khadijah langsung percaya atas apa yang disampaikan adalah suatu kebenaran. Melihat sang Suami masih dalam keadaan tidak tenang lantas Khadijah membawa nabi kerumah anak Pamannya yang bernama Waraqah bin bin Naufal. Waraqah dianggap sebagai orang yang tepat menurut Khadijah ketika itu untuk membuka tabir keistimewaan yang masih tersimpan menjadikan nabi Muhammad masih digandrungi kekhawatiran dan setelah peristiwa di Gua Hira bertemunya nabi Muhammad dengan malaikat Jibril, pasalnya dia adalah seorang pendeta Nasrani yang memahami injil bahkan sempat menterjemahkannya kedalam bahasa yang mudah dipahami ketika masa itu yaitu bahasa arab.

Dirumah Waraqah, Khadijah menceritakan peristiwa yang dialami nabi Muhammad saat menceritakan peristiwa itu bersamaan dengan melihat kondisi nabi Muhammad tidak cukup baik Waraqah mendengarkan secara seksama setiap kata yang dilontarkan dari mulut putri pamannya tersebut. Setelah memahami betul dari apa yang telah disampaikan oleh Khadijah tentang pengalaman nabi Muhammad, Waraqah lantas memeluk nabi Muhammad dengan sangat erat serta berseru "Maha Quddus Ia, Maha Quddus. Demi Dia yang memegang hidup Waraqah. Khadijah, percayalah dia telah menerima rahasiah besar seperti yang diterima oleh Musa as. Dan sungguh dia adalah nabi umat ini. Katakan kepadanya supaya tetap tabah."

Sepulang dari tempat kediaman Waraqah nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah menjadi sedikit lebih tenang. Mereka percaya sepenuhnya bahwasannya surat Al Alaq ayat 1-5 yang diterima dari malaikat Jibril merupakan Wahyu Allah yang menjadikan tanda ke Rasulan nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam.

Setelah jelang Wahyu Pertama Rasulullah dapatkan beliau semakin giat bertahannus digua hira selain untuk merenung, karena masih merasa ada yang salah terhadap suasana/ kondisi kaumnya, belum tahu apa yang harus dilakukan terhadap kaumnya yang masih dalam keadaan sesat ketika itu dan juga belum ada orang lain yang tahu bahwa nabi Muhammad adalah Rasul Allah kecuali Istri dan Waraqah, yaitu untuk mengusir rasa kekhawatiran juga atas kebenaran diri-Nya yang telah menyandang menjadi seorang Rasul. Belum lama setelah Wahu Pertama di turunkan melalui Jibril kembali Rasul dikagetkan dengan suara dari arah langit, mendengar suara itu Rasul kembali digandrungi rasa takut serta menggigil beliaupun bergegas untuk pulang kerumah setibanya di rumah beliau meminta sayyidah Khadijah untuk menyelimuti diri-Nya.

Dalam keadaan berselimut karena perasaan takut setelah mendengar suara dari langit tadi, tidak lama setelah itu Rasul kembali di datangi oleh malaikat Jibril dengan membawa Wahyu Kedua Surat Al Muddassir/74 ayat 1-7

"(1)Wahai orang yang berselimut! (2)bangunlah, lalu berilah peringatan! (3) dan agungkanlah Tuhanmu, (4)dan bersihkanlah pakaianmu, (5)dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji, (6)dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. (7)dan karena Tuhamnu, bersabarlah...."

Dengan Wahyu yang diberikan kepada Rasulullah antara Wahyu Pertama dan Wahyu Kedua diatas semakin memperkuat dan memantapkan atas keraguan beliau sebelumnya sekaligus sebagai awal titik cerah tidak hanya bagi kaum Rasul ketika itu tetapi juga kita yang hidup didunia modern saat ini karena beliau adalah Nabi dan Rasul penutup dan karena beliau juga Al Quran di wahyukan dari Allah melalui perantara Jibril kepada-Nya serta perjuangan beliau dalam menegakkan Islam dengan penuh kesabaran, berjuang tanpa lelah dengan berbagai jenis rintangan beliau hadapi sudah sepantasnya dan wajib hukumnya mengikuti petunjuk beliau sebagai Rasul Allah yang memang itu merupakan Syariat Islam yang diturunkan langsung oleh tuhan kita yang Maha Besar lagi Maha Bijaksana yakni Allah Subhanahu wata'ala seperti yang disebutkan juga melalui Rukun Islam "Tidak ada tuhan selain Allah dan Rasul adalah utusan Allah" mengakui tidak ada tuhan! selain Allah dan nabi Muhammad adalah Rasul/ kekasih Allah.

Tidak hanya cukup mengakui secara lisan saja atau tahu saja tanpa ada sikap taat. Sebagaimana yang diperintahkan kepada Rasul kita jadikan itu cermin bagi kita sebagai pengikut Rasul jelas apa yang diperintahkan Allah kepada Rasul melalui Al Quran kita juga harus mendirikannya seperti perintah Allah Surat Al Alaq kepada Rasul dan kita sebagai pengikut Rasul wajib juga Baca! maksudnya baca artinya identik dengan membaca tulisan, tapi maksud Al Quran sendiri tidak cukup hanya membaca tulisan dalam hal ini adalah Al Quran melainkan Baca! untuk kita, baca prilaku kita sendiri, sudahkah benar sesuai yang diajarkan Rasul yang tersimpan dari kandungan Al Quran sebagai ayat Allah, sudah taat kepada Allah atau belum? adakah kita menyeru dalam berbuat kebajikan kepada sesama yang belum mengerti, labil dan bodoh kejalan yang Allah ridho'i? sudahkah kita meninggalkan larangan-larangan Allah? Seperti yang terdapat juga pada surat Al Muddassir Allah tidak memperkenankan Rasul hanya tidur dan berselimut tapi bangunlah! maksdunya bangun untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang keluar dari syariat, agungkan nama Allah, bersihkan pakaian, maksud pakaian adalah sesuatu yang melekat pada diri, bisa juga diartikan nafsu yang menhasilkan rasa ujub, sombong, dengki, munafik dll yang ada pada diri, tinggalkan perbuatan-perbuatan keji semua harus dilakukan dengan Tulus dan Sabar karena Allah. Salah satu surat yang memiliki kandungan dan makna luar biasa Saya pikir sudah seharusnya kita pahami isi kandungan ayat Al Quran itu apa maksudnya, pelajari, serta pahami sebelum berlanjut ke surat dan ayat-ayat berikutnya baiknya kita pahami dulu ayat-ayat diatas dari total 114 Surat, 30 Jus dan 6.666 Ayat. "Berkumpulah dengan orang-orang Shaleh mintalah petunjuk untuk dibimbing agar kamu tidak sesat." seperti Rasulullah yang memohon kepada Allah untuk dibimbing sampai datang kepada-Nya malaikat Jibril yang ditugaskan kepada Allah untuk membimbing Rasulullah. Seorang Rasul saja masih butuh bimbingan, apalagi kita manusia biasa? renungkan.

Jangan suka membangga-banggakan diri sendir atau orang lain dengan berlebihan dibilang nih Saya paling ok (Ujub) dibilang Publik Figur saat ini? sehingga yang didominasi oleh kamu bukan lagi kepada figur yang sepatutnya dicontoh tapi malah orang yang kamu banggakan tadi bisa itu diri sendiri ataupun orang lain, sekalipun kamu salah kamu tidak mau mengakui kalo itu salah, sekalipun orang tersebut sesat tetap kamu banggakan dan mengikuti gayanya "Sesungguhnya orang yang kamu banggakan dengan berlebihan didunia ini hanya akan menyesatkanmu, sesuatu hal yang buruk ada padanya kamupun akan ikuti, sungguh kamu adalah orang yang merugi dan bodoh!"

Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam adalah seorang Figur Mutlak bagi kita yang ingin selamat dunia akhirat ikutilah jejak-Nya, cari tahu siapa beliau, Sejarah Rasulullah, dengan begitu semoga kita menjadi lebih tahu apa yang harus dilakukan, seperti pepatah sering kita dengar "bagaimana mau Sayang kalo tak kenal?" bagaimana mau nikmat rasa Iman dan Taqwa itu jika kita belum tahu Ilmu dan caranya. Semoga dengan postingan ini bersama kita dapat memetik Ilmu yang manfaat belajar evaluasi diri, mawas diri Insya Allah tuhan kita beserta orang-orang yang mau hijrah dengan sungguh-sungguh aamiin.  

"Dengan nama Allah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang, segala puji bagi Allah tuhan seluruh alam, yang maha Pengasih lagi maha Penyayang, pemilik hari pembalasan, Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan, tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) meraka yang sesat."

Description: Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW Rating: 5.0 Reviewer: Suhendri Mr ItemReviewed: Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW

Posted by: Suhendri Mr
Video Umat, Updated at: 11.53

1 komentar:

  1. Agar Allah memberikan ampunan padamu Muhammad atas

    dosamu yang lalu dan yang akan datang, serta menyem

    purnakan nikmat-Nya atasmu dan menunjukimu ke jalan

    yang lurus. Al-Fath QS 48:2.

    Ikutilah Aku, inilah jalan yang lurus. QS 43:61.

    BalasHapus