Tampilkan postingan dengan label Sejarah Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Rasulullah. Tampilkan semua postingan

3
Sejarah Perintah Allah kepada Nabi Muhammad SAW Hijrah

Video Umat - Sejarah Perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW Hijrah Dari Makkah ke Madinah sumber jalan cerita ini hasil dari rujukan dari halaman artikel Tahun Baru Hijriyah 1434 H Sikap Muslim. Awal ceritanya sendiri adalah berangkat dari sejumlah seruan Allah kepada nabi Muhammad SAW dan pengikut-Nya (umat Muslim).

Perintah Allah kepada Nabi Muhammad SAW Hijrah

Permusuhan kaum musyrkin terhadap Nabi serta kewajiban memerangi mereka sampai terpelihara agama Allah.

Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya. [Al Anfaal/8 : 30]

Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri[342], (kepada mereka) malaikat bertanya : "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?." Mereka menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)." Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?." Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali  [An Nisaa'/ 4: 97]

[342]. Yang dimaksud dengan orang yang menganiaya diri sendiri di sini, ialah orang-orang muslimin Mekah yang tidak mau hijrah bersama Nabi sedangkan mereka sanggup. Mereka ditindas dan dipaksa oleh orang-orang kafir ikut bersama mereka pergi ke perang Badar; akhirnya di antara mereka ada yang terbunuh dalam peperangan itu.

Sebelum saat lakukan perjalanan ke madinah, nabi Muhammad berbarengan Abu Bakar bersembunyi di gunung Tsur didalam gua Tsur sepanjang 3 hari 3 malam. Pada waktu itu nabi serta teman dekat abu bakar sedang pengejaran beberapa kaum musyrikin quraisy. mereka akan membunuh nabi sebagai usaha memadamkan sinar islam. Tetapi, usaha pengejaran belum sukses dikarenakan banyak pertolongan allah diberikan pada nabi serta abu bakar. tampak dari ada sarang laba-laba serta sarang telur merpati di pintu gua tsur. hingga mengindikasikan tak ada orang didalamnya. Barulah sesudah itu, nabi berbarengan teman dekat abu bakar mengawali perjalanan menuju madinah. diriwayatkan bahwa nabi serta abu bakar lakukan perjalanan berbarengan dua orang penunjuk jalur yakni Abdullah bin Uraiqith serta Amir bin Fuhairah dengan berkendaraan unta.

Kaum musyrikin quraisy sesudah kehilangan nabi Muhammad serta Abu Bakar, mereka repot menyiarkan ke sekeliling kota mekah serta pada suku-suku serta kabilah, kepala-kepalanya dimintai pertolongan untuk melacak nabi muhammad. siapa saja yang sukses menangkap nabi dapat diberikan 100 ekor unta. Di dalam perjalanan di sesuatu dusun bernama qudaidin. salah seorang penduduknya mengetahui nabi serta teman dekat abu bakar. lantas dikisahkan pada pemimpin kabilahnya bernama suraqah bin malik al mudlij. tetapi suraqah menyangkalnya dikarenakan ia pingin menangkapnya sendirian.

secepatnya suraqah mengejar perjalanan nabi Muhammad serta teman dekat Abu Bakar. Abu bakar yang tahu ada seseorang mengejarnya jadi cemas hingga menangis bila orang tersebut menangkap nabi. Nabi Muhammad SAW lalu berdoa’a pada allah serta dengan kehendak allah berkali-kali kuda yang ditunggangi suraqah tergelincir serta suraqah jatuh terpelanting ke tanah. keluarlah rasa bahwa kemenangan dapat di bisa oleh nabi Muhammad. Lantas Suraqah memanggil nama nabi Muhammad serta menghendaki perlindungan dari bahaya juga mengucapkan beribu maaf. Selanjutnya mengadakan perjanjian tertulis.

Dari Suraqahlah nabi mulai tahu perihal imbalan 100 ekor unta bila sukses menangkapnya. nabi Muhammad tersenyum serta memerintahkan untuk merahasiakan perihal kepergian dirinya. Setelah itu nabi serta teman dekat abu bakar berkunjung di sesuatu perkemahan punya seorang wanita bernama ummu ma’bad. mereka akan beli kurma, daging, serta air susu. pada waktu itu nabi lihat seekor kambing yang kurus menderita payah serta sakit. beliau akan memerah susunya dengan ijin allah memancarlah demikian banyak air susu, walau sebenarnya kambing itu telah tidak dapat lagi mengeluarkan air susu. momen mengagumkan ini dikisahkan kembali oleh ummu ma’bad pada suaminya abu ma’bad. sampai-sampai ia lalu bercita-cita bila bersua nabi pingin jadi pengikut serta sahabatnya.

Setelah itu, bersua juga dengan rombonganm Kafilah dari Qabilah Banu Sahmin yang dikepalai oleh Buraidah bin Al-hashib Al-aslamy. Buraidah yang berhasrat memperoleh hadiah 100 ekor unta pingin juga menangkap nabi Muhammad. Beserta 70 orang kaumnya akan menangkap nabi tetapi dengan kehendak Allah SWT saat itu mereka seluruhnya membaca Syahadat serta berIslam. Sebelum saat hingga di Madinah beliau sudah memperoleh pengikut baru yang didapati sepanjang perjalanan. mereka menemani nabi sampai ke madinah. waktu masuk ke madinah dikibarkanlah/ ditegakkan bendera [DIN ISLAM] Subhanallah!. Ketika peristiwa itulah penetapan kalender Hijriyah dilakukan pada jaman Khalifah Umar bin Khatab, yang menetapkan peristiwa hijrahnya Rasulullah saw dari Mekah ke Madinah Tahun Baru Hijrah yang banyak orang bilang adalah Tahun Baru Islam merupakan momentum penuh Sejarah pertama DIN Islam tegak di Madinah.

Tidakkah kamu mengerti? dan pasti tidak mau.. jika apa yang terjadi pada masyarakat Mekah yang lalai dan tidak mau mengikuti Rasul untuk Hijrah lantas Allah murka dan membinasakanMu dalam kekafiran?

Dan sesungguhnya benar-benar mereka hampir membuatmu gelisah di negeri (Mekah) untuk mengusirmu daripadanya dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak tinggal, melainkan sebentar saja[863] [Al Israa'/76 : 76]

[863] Maksudnya: kalau sampai terjadi Nabi Muhammad s.a.w. diusir, oleh penduduk Mekah, niscaya mereka tidak akan lama hidup di dunia, dan Allah segera akan membinasakan mereka. Hijrah Nabi Muhammad s.a.w. ke Madinah bukan karena pengusiran kaum Quraisy, melainkan semata-mata karena perintah Allah

Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri[342], (kepada mereka) malaikat bertanya : "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?." Mereka menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)." Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?." Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali,

[342] Yang dimaksud dengan orang yang menganiaya diri sendiri di sini, ialah orang-orang muslimin Mekah yang tidak mau hijrah bersama Nabi sedangkan mereka sanggup. Mereka ditindas dan dipaksa oleh orang-orang kafir ikut bersama mereka pergi ke perang Badar; akhirnya di antara mereka ada yang terbunuh dalam peperangan itu.

Lantas bagaimana dengan kita sudahkan mengikuti jejak Rasul? sudah siapkah untuk HIJRAH? Harus Siap! Insya Allah, Allah beserta orang-orang yang mau berdaya upaya untuk menuju Islam yang menyeluruh/ Kaffah.

Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
[Al Baqarah/2 : 207-208]

Sebagai umat yang percaya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah kita perlu mengikuti jejak Rasul dan seruan Allah itu Mutlak Sodara/i ku... Bukan hijrah seperti yang Rasul lakukan karena beda kondisi ketika itu jika dikaitkan dengan jaman sekarang, sekarang ya lebih kepada Hijrah dari tempat/ sifat/ sikap yang dimurkai atau dibenci Allah itu adalah perkara yang Batil lebih detailnya Meninggalkan yang batil dan Menjalankan yang HAK (Menegakkan DIN Islam) sesuai petunjuk aturan Allah SWT dan Sunnah Rasul. Itulah Esensi dan Makna terpenting dalam menyambut Tahun Baru Islam tepat dan bersyukur kita hingga pada tahun ini Allah masih berkenan memberikan kita nikmat Hidup pas sekali pada momentum pada tahun ini kita bisa hijrah yuk mari sama-sama kita renungkan, niatkan, tanam kemauan yang kuat, berupaya dan tegak bersama jalan Allah melalui sikap yang lebih nyata dan memiliki nilai dipandangan Allah Subhanahu WaTa'ala semoga bermanfaat sekian dan terima kasih wassalam!.
Description: Sejarah Perintah Allah kepada Nabi Muhammad SAW Hijrah Rating: 5.0 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Sejarah Perintah Allah kepada Nabi Muhammad SAW Hijrah
Read More

Posted by: Suhendri Mr
Video Umat, Updated at: 09.06

1
Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh! Puji syukur atas nikmat yang Allah berikan alhamdulillah rasa Iman dan Taqwa yang semoga tertanam bagi kita semua Umat Islam karena masih mau membaca artikel ini Insya Allah akan membawa titik cerah. Dalam pembahasan kali ini Saya ingin share artikel yang membahas tentang Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW dikutip dari Al Quran dan referensi lain baik berupa lisan berasal dari Hamba Allah yang Sholeh aamiin dan juga dari sejumlah artikel yang telah Saya baca terkait pembahasan dengan kategori artikel Sejarah Rasulullah semoga amalan mereka diterima oleh Allah Subhanahu wata'ala karena dengan Ilmu yang telah mereka sampaikan merupakan Ilmu dari segala Ilmu, petunjuk dari segala petunjuk sesungguhnya kebenaran, ilmu dan petunjuk hanyalah kepunyaan Allah.

Nabi Muhammad SAW

Video Umat adalah tempat Saya belajar juga tempat untuk berbagi dalam kebajikan menyeru dalam kebenaran datang tidak lain dari petunjuk yang benar sebagai pengikut Rasulullah Rasulnya Allah Saya ingin katakan juga seorang Figur umat Manusia seluruh alam karena kebenaran yang telah beliau bawa ketika masa-Nya hingga sampai dengan hari ini setelah umat-umat sebelumnya nikmat akan petunjuk beliau emban penuh amanah masih dirasakan yaitu Al Quran sebagai Syariat Islam landasan Iman Umat Islam.

Kehidupan Sepeninggalan Nabi Ibrahim a.s
Sebelum menyandang gelar sebagai Rasul Allah nabi Muhammad SAW adalah Manusia biasa sama seperti kita dengan bekal potensi yang beliau miliki sebagaimana kita manusia sama-sama memiliki Potensi Yang Fitrah sekaligus beliau adalah pengikut nabi Ibrahim ketika itu dengan menjalankan Syariat nabi Ibrahim sesuai ajaran petunjuk dari Allah sebelum Al Quran. Namun situasi pada jaman itu yaitu pada kehidupan orang-orang Quraish tampak jauh berbeda atau bertolak belakang dengan Syariat yakni kehidupan yang dipenuhi dengan penyembahan kepada berhala didominasi dengan mementingkan urusan nafsu dan syahwat menjadikan nabi Muhammad berpaling daripada pergaulan kaumnya. Seperti kebiasaan para pemikir orang Quraish yang sering menghabiskan waktu dengan cara menyendiri bertujuan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka berdoa memohon diberikan pengetahuan sebagai petunjuk, genap pada Usia 40 tahun nabi Muhammad sering melakukan hal yang sama layaknya para pemikir tersebut untuk Bertahanus (berdiam diri, mendominasikan kebenaran sebelum dan sesudah menjadi Nabi dan Rasul) bertujuan menjauhkan diri dari pengaruh sesat pada masa itu memilih Gua Hira sebagai tempat yang terdapat di gugusan jabar Nur

Selama Bertahannus nabi Muhammad sering menghabiskan waktu untuk menjalankan Syariat yang dijarkan oleh nabi Ibrahim. Beliau habiskan waktu untuk beribadah hanya kepada Allah yang esa, merenung dari apa yang beliau lihat dari fenomena hidup kaumnya dengan memohon kepada Allah untuk diberikan bimbingan kejalan yang lurus sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Shaleh terdahulu diberikan bimbingan dan jalan lurus yang di ridho'i Allah Subhanahu wata'ala.

Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW
Dibulan Ramadhan bulan yang sangat mulia bulan penuh berkah beliau melakukan tahannus lebih giat lagi jika dibandingkan pada bulan selain Ramadhan. Pada saat itu perenungan beliau semakin lama semakin dalam mencapai puncaknya dalam mencari makna kehidupan yang sesungguhnya. Tiba ketika suatu malam tepat tanggal 17 Ramadhan 41 tahun setelah Aamul fiil bertepatan dengan tahun 610 M, kejadian penuh sejarah umat Islam yang tak terlupakan wajib diketahui Saya pikir bagi Anda yang belum tahu dimana ketika kegiatan tahannus dilakukan oleh nabi Muhammad seperti biasanya di Gua Hira disitu beliau didatangi oleh utusan Allah yakni malaikat Jibril membawa Wahyu Pertama yang datang dari langit lalu berkata "Bacalah!" dalam ketakutan luar biasa, badan menggigil disertai keringat bercucuran nabi Muhammad menjawab "Aku tidak bisa membaca" kemudian malaikat Jibril memeluk nabi Muhammad kembali berkata "Bacalah!" dan kembali pula nabi Muhammad menjawab "Aku tidak bisa membaca" hal ini berlangsung sampai 3x sebelum malaikat Jibril menyampaikan lanjutannya dari ayat berikutnya Wahyu/ Ayat Al Quran tersebut tidak lain adalah surat Al Alaq/96 ayat 1-5.

"(1)Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, (2)Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (3)Bacalah, dan Tuhanmulah yang maha mulia. (4)Yang mengajar (manusia) dengan pena. (5)Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya,..." (QS. Al Alaq/96 : 1-5)

Surat Al Alaq ayat 1-5 adalah Wahyu Pertama yang Allah berikan kepada nabi Muhammad saw melalui perantara malaikat Jibril di Gua Hira sebagai pertanda ke Rasulan beliau. Dari saat itu merupakan awal perjalanan nabi Muhammad dalam mengemban amanah tugas amat besar dan berat Allah berikan kepada beliau sebagai Nabi dan Rasul penutup atau terakhir yang tidak lain bertugas untuk menyebarkan agama Allah yakni agama Islam kepada seluruh umat Manusia.

Setelah nabi Muhammad bertemu malaikat Jibril beliau bergegas pulang dan ketika itu keadaan masih dalam rasa takut yang luar biasa setiba dirumah langsung diceritakannya atas kejadian luar biasa itu kepada istri tercinta Sayyidah Khadijah. Mendengar penuturan suaminya sang Khadijah langsung percaya atas apa yang disampaikan adalah suatu kebenaran. Melihat sang Suami masih dalam keadaan tidak tenang lantas Khadijah membawa nabi kerumah anak Pamannya yang bernama Waraqah bin bin Naufal. Waraqah dianggap sebagai orang yang tepat menurut Khadijah ketika itu untuk membuka tabir keistimewaan yang masih tersimpan menjadikan nabi Muhammad masih digandrungi kekhawatiran dan setelah peristiwa di Gua Hira bertemunya nabi Muhammad dengan malaikat Jibril, pasalnya dia adalah seorang pendeta Nasrani yang memahami injil bahkan sempat menterjemahkannya kedalam bahasa yang mudah dipahami ketika masa itu yaitu bahasa arab.

Dirumah Waraqah, Khadijah menceritakan peristiwa yang dialami nabi Muhammad saat menceritakan peristiwa itu bersamaan dengan melihat kondisi nabi Muhammad tidak cukup baik Waraqah mendengarkan secara seksama setiap kata yang dilontarkan dari mulut putri pamannya tersebut. Setelah memahami betul dari apa yang telah disampaikan oleh Khadijah tentang pengalaman nabi Muhammad, Waraqah lantas memeluk nabi Muhammad dengan sangat erat serta berseru "Maha Quddus Ia, Maha Quddus. Demi Dia yang memegang hidup Waraqah. Khadijah, percayalah dia telah menerima rahasiah besar seperti yang diterima oleh Musa as. Dan sungguh dia adalah nabi umat ini. Katakan kepadanya supaya tetap tabah."

Sepulang dari tempat kediaman Waraqah nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah menjadi sedikit lebih tenang. Mereka percaya sepenuhnya bahwasannya surat Al Alaq ayat 1-5 yang diterima dari malaikat Jibril merupakan Wahyu Allah yang menjadikan tanda ke Rasulan nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam.

Setelah jelang Wahyu Pertama Rasulullah dapatkan beliau semakin giat bertahannus digua hira selain untuk merenung, karena masih merasa ada yang salah terhadap suasana/ kondisi kaumnya, belum tahu apa yang harus dilakukan terhadap kaumnya yang masih dalam keadaan sesat ketika itu dan juga belum ada orang lain yang tahu bahwa nabi Muhammad adalah Rasul Allah kecuali Istri dan Waraqah, yaitu untuk mengusir rasa kekhawatiran juga atas kebenaran diri-Nya yang telah menyandang menjadi seorang Rasul. Belum lama setelah Wahu Pertama di turunkan melalui Jibril kembali Rasul dikagetkan dengan suara dari arah langit, mendengar suara itu Rasul kembali digandrungi rasa takut serta menggigil beliaupun bergegas untuk pulang kerumah setibanya di rumah beliau meminta sayyidah Khadijah untuk menyelimuti diri-Nya.

Dalam keadaan berselimut karena perasaan takut setelah mendengar suara dari langit tadi, tidak lama setelah itu Rasul kembali di datangi oleh malaikat Jibril dengan membawa Wahyu Kedua Surat Al Muddassir/74 ayat 1-7

"(1)Wahai orang yang berselimut! (2)bangunlah, lalu berilah peringatan! (3) dan agungkanlah Tuhanmu, (4)dan bersihkanlah pakaianmu, (5)dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji, (6)dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. (7)dan karena Tuhamnu, bersabarlah...."

Dengan Wahyu yang diberikan kepada Rasulullah antara Wahyu Pertama dan Wahyu Kedua diatas semakin memperkuat dan memantapkan atas keraguan beliau sebelumnya sekaligus sebagai awal titik cerah tidak hanya bagi kaum Rasul ketika itu tetapi juga kita yang hidup didunia modern saat ini karena beliau adalah Nabi dan Rasul penutup dan karena beliau juga Al Quran di wahyukan dari Allah melalui perantara Jibril kepada-Nya serta perjuangan beliau dalam menegakkan Islam dengan penuh kesabaran, berjuang tanpa lelah dengan berbagai jenis rintangan beliau hadapi sudah sepantasnya dan wajib hukumnya mengikuti petunjuk beliau sebagai Rasul Allah yang memang itu merupakan Syariat Islam yang diturunkan langsung oleh tuhan kita yang Maha Besar lagi Maha Bijaksana yakni Allah Subhanahu wata'ala seperti yang disebutkan juga melalui Rukun Islam "Tidak ada tuhan selain Allah dan Rasul adalah utusan Allah" mengakui tidak ada tuhan! selain Allah dan nabi Muhammad adalah Rasul/ kekasih Allah.

Tidak hanya cukup mengakui secara lisan saja atau tahu saja tanpa ada sikap taat. Sebagaimana yang diperintahkan kepada Rasul kita jadikan itu cermin bagi kita sebagai pengikut Rasul jelas apa yang diperintahkan Allah kepada Rasul melalui Al Quran kita juga harus mendirikannya seperti perintah Allah Surat Al Alaq kepada Rasul dan kita sebagai pengikut Rasul wajib juga Baca! maksudnya baca artinya identik dengan membaca tulisan, tapi maksud Al Quran sendiri tidak cukup hanya membaca tulisan dalam hal ini adalah Al Quran melainkan Baca! untuk kita, baca prilaku kita sendiri, sudahkah benar sesuai yang diajarkan Rasul yang tersimpan dari kandungan Al Quran sebagai ayat Allah, sudah taat kepada Allah atau belum? adakah kita menyeru dalam berbuat kebajikan kepada sesama yang belum mengerti, labil dan bodoh kejalan yang Allah ridho'i? sudahkah kita meninggalkan larangan-larangan Allah? Seperti yang terdapat juga pada surat Al Muddassir Allah tidak memperkenankan Rasul hanya tidur dan berselimut tapi bangunlah! maksdunya bangun untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang keluar dari syariat, agungkan nama Allah, bersihkan pakaian, maksud pakaian adalah sesuatu yang melekat pada diri, bisa juga diartikan nafsu yang menhasilkan rasa ujub, sombong, dengki, munafik dll yang ada pada diri, tinggalkan perbuatan-perbuatan keji semua harus dilakukan dengan Tulus dan Sabar karena Allah. Salah satu surat yang memiliki kandungan dan makna luar biasa Saya pikir sudah seharusnya kita pahami isi kandungan ayat Al Quran itu apa maksudnya, pelajari, serta pahami sebelum berlanjut ke surat dan ayat-ayat berikutnya baiknya kita pahami dulu ayat-ayat diatas dari total 114 Surat, 30 Jus dan 6.666 Ayat. "Berkumpulah dengan orang-orang Shaleh mintalah petunjuk untuk dibimbing agar kamu tidak sesat." seperti Rasulullah yang memohon kepada Allah untuk dibimbing sampai datang kepada-Nya malaikat Jibril yang ditugaskan kepada Allah untuk membimbing Rasulullah. Seorang Rasul saja masih butuh bimbingan, apalagi kita manusia biasa? renungkan.

Jangan suka membangga-banggakan diri sendir atau orang lain dengan berlebihan dibilang nih Saya paling ok (Ujub) dibilang Publik Figur saat ini? sehingga yang didominasi oleh kamu bukan lagi kepada figur yang sepatutnya dicontoh tapi malah orang yang kamu banggakan tadi bisa itu diri sendiri ataupun orang lain, sekalipun kamu salah kamu tidak mau mengakui kalo itu salah, sekalipun orang tersebut sesat tetap kamu banggakan dan mengikuti gayanya "Sesungguhnya orang yang kamu banggakan dengan berlebihan didunia ini hanya akan menyesatkanmu, sesuatu hal yang buruk ada padanya kamupun akan ikuti, sungguh kamu adalah orang yang merugi dan bodoh!"

Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam adalah seorang Figur Mutlak bagi kita yang ingin selamat dunia akhirat ikutilah jejak-Nya, cari tahu siapa beliau, Sejarah Rasulullah, dengan begitu semoga kita menjadi lebih tahu apa yang harus dilakukan, seperti pepatah sering kita dengar "bagaimana mau Sayang kalo tak kenal?" bagaimana mau nikmat rasa Iman dan Taqwa itu jika kita belum tahu Ilmu dan caranya. Semoga dengan postingan ini bersama kita dapat memetik Ilmu yang manfaat belajar evaluasi diri, mawas diri Insya Allah tuhan kita beserta orang-orang yang mau hijrah dengan sungguh-sungguh aamiin.  

"Dengan nama Allah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang, segala puji bagi Allah tuhan seluruh alam, yang maha Pengasih lagi maha Penyayang, pemilik hari pembalasan, Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan, tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) meraka yang sesat."
Description: Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW Rating: 5.0 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Wahyu Pertama dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW
Read More

Posted by: Suhendri Mr
Video Umat, Updated at: 11.53